Sunday, July 29, 2007

JANGAN BERHENTI

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket



hehehehe...do nothing, dan cuma coba-coba gambar pake correl draw, halah susah ya, sejak selesai sholat subuh laptop Kwing saya bajak, ngutik ini itu dari buku yang terlihat mudah dikerjakan ternyata.........Alakazam mati dah! Mata mpe jereng kok nggak bisa -bisa.
But finally I do it! I try it again and again although i got a headache coz i sat in front of that notebook for 2 hours or more.
Glodaag nggak sih.......pantesan yah kursus correl mahal.

Kemarin juga coba-coba ngutik ini itu pake gif animator, dasar tula...(tambah lit!) mosok sih nggak bisa-bisa. Ck...gaptek kok kebangetan to ya...Ugh makanya dunk, Belajar...belajar!
Hehehehe.......thats why ada pesan yang sangat berarti apalagi kalau bukan Belajarlah sampai ke negeri china, biar dodol nggak berjaya di kepala. Ya kan?



Tuesday, July 17, 2007

THANK'S

Tuhanku, aku kembalikan semua pada-Mu
Sekelumit harapan yang hanya Kau yang tahu
Alangkah indah bila ternyata Kau mengabulkannya
Tetapi seluruh rahasia itu ada pada-Mu
Dan kupasrahkan jawabnya bersama waktu
Andai saja jawabnya adalah Iya
Jangan jadikan aku lupa pada hari-hari dimana
Aku pinta Kau sabarkan hatiku
Andai saja, jawabnya tidak
Maka luruhkan hatiku dan merelakannya pergi
Berlanjut dengan mimpi lain yang belum terwujud
Saat itu aku tahu aku akan merasa sedih
Tapi bersama hari yang berlalu
semua akan menguap seolah debu

Done, 19:58, 120307

It’s not about love, but about hope. Ditulis seusai bicara panjang lebar dengan Di, sahabat saya, tentang jawaban ‘YA’ yang kita inginkan untuk setiap keinginan, harapan, dan doa kita pada-Nya. Lho? Padahal dalam hidup tak semua harap diiyakan oleh-Nya, kan? Hehehehe…namanya juga manusia……..
Dan bulan ini-bulan penuh berkah buat saya(karena bulan ini tanggal anu lahir dan kini semakin tua) kembali saya mengumpulkan dan bercerita panjang lebar pada-Nya tentang kembali pada keinginan, harapan dan doa yang terbentang di depan sana. Ya Rahman, Ya Rahim, tanpamu saya takkan ada, terimakasih atas seluruh keajaiban dalam dunia kecil saya, meski saya tergolong si bandel yang ‘ sumpe lo’ selalu punya banyak alasan atas kelalaian yang saya buat.

Thanks juga untuk sahabat-sahabat baik yang dikirimkan oleh-Nya untuk saya. First, my family (Ibu, Babe, my 2 li’l bro’s) yang selalu menyediakan telinga atas keluh kesah saya, ada saat saya need a shoulder to cry on, punggung untuk bersandar dan bersembunyi, jadi tiang saat saya butuh pegangan and etch…juga rambut kriwel yang bisa saya uwel-uwel (love u bro’s!).

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Second, of course seluruh penduduk bangsa yang berkenan jadi sahabat saya, mulai dari Tec(tona), Di(ana), Teh Ade Nena, Emaknya Anin, Maminya Firda, sahabat baik yang di dapat dari blog (Mbak Ivi, Awi de-el-el) and etch (maaf gak kesebut semua)…Kalian mewarnai hidup saya, tempat saya bertanya, berbincang, dan belajar. Thank’s for being my friend, tanpa kalian dunia kan akan asyik lagi.

Dan akhirnya mengutip syair lagunya Project Pop saya ingin
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket bernyanyi

Kamu sangat berarti
Istimewa di hati
Jika tua nanti
Kita sudah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini
(hari dimana kita bisa berbagi…….)

Sunday, July 8, 2007

SAAT BLOG SI GAPTEK BUYAR

ARRRGH! Whatta big surprise!

Lho kok gini? Kenapa kok lay out blog berhias muka Laurynn Hill itu jadi buyar yah? Gimana nih…Si Gaptek pun panik (saya maksudnya) langsung kirim sms SOS pada orang-orang yang diingatnya. But thanks banget karena kalian tidak seketika mengulurkan tangan untuk si fakir pengetahuan ini. Dengan segala keyakinan, blog pun berhasil diselamatkan, dengan lay out baru dengan banyak kupu-kupu. Wuuff! Lega rasanya…


“Lihat itu skin-nya manis kan,” batin si Gaptek senang. Tapi cerita masih belum berakhir disitu, skin cantik itu ternyata membawa masalah baru. Jika seharusnya jumlah orang yang sudah komen untuk postingan terbaru si Gaptek nampang di tampilan, ini enggak. Jadi meski ada 4 yang komen, akan tetap tertera komen is kosong alias nihil. Lho? Ha lah kok begeneee…Alhasil mumet lagi deh.

Dalam kebingungan itu saya sempat melakukan aksi seperti iklan yang berbunyi ‘Tanya kenapa, Tanya kenapa?’ pada Papinya Rafi alias Pak Laks, Esnyoret Man, dan terakhir Bapak Edittag, yang pada akhirnya menyatakan kalau lay out blog baruku memang nggak beres. Lha wong kalau postingan dibuka satu-satu semua postingan akan muncul seperti pada halaman pertama. Harusnya kan kalo kita klik judul “im not banci bla-bla-bla…’yang muncul kan harusnya hanya postingan tentang ini, tapi ternyata tidak begitu. Haduuuh………..


Dengan kedongkolan sebesar gajah si Gaptek pun berniat mengobrak-abrik blog jeleknya lagi. Saking sebelnya kedongkolan itu terbawa dalam tidur, hingga jam 2.45 pagi pun terbangun. Setelah curhat sebentar pada Empunya dunia (wew sok rajin tuh), si Gaptek pun cengar-cengir sendirian, celingukan dan akhirnya ribut ngangkut laptop Kwing ke kamarnya.

Do you know what I do? Nothing, just (coba-coba) drawing pake corell yang bikin pusing, dan berakhir dengan bermain popcap games sendirian (ya iyalah) sampe subuh tiba. Jam 4.30 terbang ke warnet dengan sepeda, sembari menahan dingin yang astaga naga nggak kuku, dan akhirnya saya persembahkan inilah dia………The New Skin of My Story !


Then, thanks a lot untuk orang-orang yang sudah bersedia ditanyai, buat Kwing juga atas pelajaran Swishmax dan laptopnya, dan kesialan yang membawa berkah hari itu. Andai saja lay outnya enggak buyar, andai saja lay out baru dari blogskin enggak bermasalah, pasti Si Gaptek ini tidak akan pernah ganti skin sendiri dan mengetahui kalo nggak tiap skin yang terpasang langsung nampang dengan gaya. Hehehehe………


Sunday, July 1, 2007

G-LAND, G-LAND, G-LAND........

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Aku ingat pada suatu hari yang menyebalkan aku datang padamu, dua kali malah. Kesan pertama berlalu begitu saga, terkalahkan oleh rasa lelah dan kesal. Kedua kali dengan resah, tapi kemudian jadi takjub dan terkagum-kagum padamu

Seingatku mendatangimu tidaklah mudah. Jalanan berbatu menanti di sepanjang jalan menuju keindahanmu. Andai saja tidak ada suara burung dan pepohonan hijau menjulang di kiri kanan jalan maka perjalan akan terasa membosankan. Huff!! Long way…kapan sih sampai?
Dan hujan yang berhari-hari mengguyur membuat jalanan jadi kubangan lumpur menyebalkan. Please, take off your shoes sebelum kejeblos lumpur dan jadi merepotkan. Pakai telapak kakimu untuk menjejak bumi, merasakan licinnya sambil sesekali berhenti karena Lumpur yang membebat jeansmu mulai terasa memberatkan.
Tapi perjalanan akan terbayar saat matamu disuguhi pemandangan yang menakjubkan di depan matamu. Rasakan angin laut yang menghembus itu, sentuh tekstur pasirnya yang bulat dan bukannya berbutir halus seperti yang kau temui di pantai lainnya. That’s why we called Pasir Gotri. Eits jangan! Jangan kau bawa pulang dia, biarkanlah terserak ditempatnya. Bayangkan kalau semua orang yang terpesona membawanya sekantung demi sekantung, pastilah pasir bulat nan lucu itu akan tinggal nama dalam sekejap mata.

Larilah, larilah menuju air yang hijau kebiruan itu, rasakan senangnya saat ikan-ikan berenang diseputar kakimu, berloncatan kesana kemari menggodamu untuk menangkapnya tanpa kau sadari tanganmu yang terbuka takkan bisa meraihnya.
Dan jika kau bangun pagi hari jangan takut untuk berteriak senang melihat indahnya pemandangan laut pagi hari.
Whuuuu! I wish I could stay there, merasakan kedamaian –jauh dari hiruk pikuk dunia, di suatu tempat yang terpendam jauh di hutan.
Jangan khawatir terganggu suara tulalit ponselmu. Tak satupun sinyal yang akan tembus disana, kecuali kalau mau nekat naik pohon atau menara pandang. Di beberapa tempat sinyal akan penuh tapi mendadak hilang lima langkah kemudian.
Ah tapi ogah kalau disana malam hari, suasana lengang yang ditingkahi suara binatang dan desau angin malam yang menggores dedaunan bisa membuat kuduk berdiri. Belum lagi kalau ingat cerita-cerita misteri yang disebarkah orang tentang hutan perawan yang dipenuhi mistis ini. Wiiii…….
Kapan lagi mendatangimu, merasakan hangatnya (puanas ding) pasirmu disiang hari dibawah kaki yang lelah dan melepuh? Kapan lagi duduk terkagum-kagum dikarangmu menikmati atraksi surfer asing berakrobat menelusuri gulungan ombak yang tinggi? Kapan lagi?

pic : courtesy of www.kapanlagi.com