Monday, September 3, 2007
APA KABARMU HARI INI SAYANG?
Apa kabarmu hari ini, Sayang? Apakah kau merasa nyaman didalam buaian di dekat Sang Empunya alam? Ah tak terasa, hari ini, sepuluh tahun tepat bunda menunggumu ditengah deraan dan bisik-bisik menyakitkan. Andai saja Ayah tak menguatkan bunda, entah bagaimana bunda melalui seluruh hari yang penuh penuh cemooh atau tatapan kasihan. Ayahlah yang selalu menggenggam tangan Bundamu setiap kali Bunda mulai lelah menghadapi hari-hari panjang menantimu dan berkata ,” Jangan dengarkan setiap orang yang menanyakan kapan pangeran atau bidadari kita datang, karena cuma Allah yang memegang rahasia kehidupan”.
Ia pula yang tak bosan-bosannya membisikkan kata manis ditelinga Bunda agar tak pernah berhenti memanjatkan doa kebaikan pada-Nya, agar kelak jika Ia mengijinkanmu turun, bunda dan ayah sudah siap mengemban amanah.
Oh Sayang, apakah kau melihat mendung di langit siang? Rasanya sebentar lagi hujan akan datang, membasahi bumi yang sekian lama nelangsa kekeringan. Coba lihat itu sayang, hujan benar-benar datang bukan? Ia turun tanpa ampun dan menguarkan bau tanah basah yang hangat setelah lama tak terjamah oleh derasnya hujan. Coba bayangkan berapa banyak senyum yang terkembang karena guyuran hujan ini. Pastilah kesuraman musim kemarau lalu telah terbilas habis olehnya ya? Ah, iya ada baiknya kita berdoa seiring lebatnya hujan ini, Sayang, karena berdoa saat hujan turun pertama kali itu penuh ijabah. Ah, betapa lelahnya Bunda sayang. Entah kenapa badan bunda jadi tidak nyaman akhir-akhir ini….Maafkan Bunda, sayang, Bunda merasa harus segera mengistirahatkan badan, sebelum mata Bunda kian berkunang-kunang.
25 Juni, 18:30
“ Ibu, selamat ,” Dokter Nida menyalamiku dengan hangat. Tatapan matanya yang berbinar cerah sama sekali tak menjawab kecamuk pertanyaan dihatiku. Selamat? Mengapa harus diberi ucapan selamat?
“ Maksud, Dokter?”
“ Ibu hamil 5 minggu,” jawab Dokter Nida sambil menepuk-nepuk tanganku.
Hamil? Aku menatap suamiku, dan berteriak tertahan saat ia mengangguk mengiyakan. Ya Allah, terimakasih…Akhirnya Engkau mengirimkannya datang juga, seorang bocah yang sudah sepuluh tahun kami tunggu. Terima kasih Ya Allah, dan air mata pun turun tak tertahan….
“ Sayang, akhirnya kau turun juga dari buaian di dekat Empunya Alam. Terlihatkan olehmu langit cerah hari ini, Sayangku? Terlihatkah olehmu bintang bulan berkilauan menyambutmu? Ulurkan tangan mungilmu, Sayangku, ajak Ayah dan Bunda menari disitu,” bisikku seraya menengadah ke angkasa dan memanjatkan doa syukur pada Allah Yang Akbar.
Only story, Inspired by TY’s family (both of you are great!)
Done, 12:51, 030907
Friday, August 17, 2007
BLAARR!!
yah mana bisa teriak merdeka sekuatnya jika hati rusuh jaya. Sungguh di hari merdeka itu hati saya tak merdeka. Saya merasa tak berdaya dan cuma bisa bergumam Innaa lillaahi wa innaa ilaihi roojiuun. Ini semua dari Allah dan akan kembali pada Allah. Saya sadar hari itu Allah telah menjawab pertanyaan saya dengan jelas, terang, dan nendang, yang terasa-maaf menyebalkan.
Tapi saya juga sadar seringkali Allah mengabulkan doa dan harapan seseorang seperti terkabulnya doa orang yang sakit. Jadi jika kau punya maag akut dan pengen jeruk kecut, Dokter takkan mengijinkan permintaan bodoh itu. KArena jeruk itu bagus untuk mulut tapi jelas tak bagus untuk perut. MAka begitulah Allah menjawab doaku hari itu.
Jika digambarkan kesedihan itu seperti mendung yang datang, menghadirkan hujan, dan saat guyurannya jatuh keselokan kau sadar sesuatu telah hilang tanpa bisa ditahan. Tapi saya percaya bahwa sehabis hujan tunas-tunas akan bermunculan dan menghijaukan dunia. Saya juga tahu bahwa satu cerita tak kan pernah saya selesaikan karena idenya telah buyar, dan seharusnya saya tak berhenti mencari ide baru, saya tulis lagi dari awal... sekali lagi.
"Berdoalah, mintalah apa saja, yakinlah, tapi jangan berharap berlebihan. Agar jika harapan itu tidak sampai sakit hatimu tak membuatmu meninggalkan cita-citamu bahkan Tuhanmu. Ikhlas dan istiqomahlah," begitu ustadz selalu mengingatkan ," Sabarlah karena sabar itu bisa melunakkan batu, Sabarlah karena sabar itu tak terbatas. Sabarlah karena kesenangan atau kesedihan sesungguhnya ujian."
Iya sih Pak, tapi ternyata berat banget ya melaksanakannya. Hwaa...tapi bagaimanapun juga
Hamdan yuwaffi niamahu, wa yukaffi maziidah
Yaa robbanaa lakalhamdu, kama yanbaghi lijalaali wajhika athiimi sulthonika
Huwallahu la yusriiku illa ahad
Semoga semua orang berbahagia.....Merdeka
A hundred thanks to
Ibu....I love u, you make me comfort and realize that everything is gonna be fine.
Kwing...for the blaar si halilintar, I wish you' re here bro, Now I know why i draw that blarr in your notebook, maybe its the sign.....
Di, Nik, Shofi, Cece....thanks for hear my story
Pak Sant...it was good conversation but i cant practice it, its all gone in a minute
Tuesday, August 7, 2007
SEXY…(IGH GEMES DEH, JENG)
Sudah sepantasnya jeng, sampeyan bangga dengan tubuh langsingmu dan bukannya tubuh langsung selangsung diriku
Nggak heran jeng sampeyan suka memamerkannya dengan baju merah yang maaf berdada agak rendah
Dengan kulit kuning berbinar cerah, hidung mancung ala conthong kacang, bibir penuh nan menantang, gigi putih cling, serta mata kebiruan memukau karena soft lensmu
Wuuu….sampeyan memang bikin enggak ku-ku
Oh bener deh jeng, saya iri padamu
Nggak disangkal saya seringkali berkhayal andai saya punya tubuh seindah dirimu
Andai kulit saya bersinar seperti punyamu
Andai muka saya secantik wajahmu
Pssst…apa rahasiamu?
Lalu bla bla bla…sampeyan pun berkata …..
Aduh! Hiks…itukah yang membuat dirimu secantik itu?
Kamu bikin saya garuk-garuk kepala jeng
Berapa rupiah mesti hamba kucurkan demi perombakan total ala Swan?
Hmmmh…..itu sih sama saja dengan mengantarkan diri ke jurang kemiskinan
Orang yang sekaya saya (hahahaha…….)
Mana mungkin mampu mengikuti jejak sampeyan
Mosok sih saya mesti ngumpulin ember plastik, tas plastik, tali plastik, atau apapun yang berbau plastik demi menjadi seorang yang bisa membuat pria-pria tercengang?
Euhh……Syuh! Pfiiiuuuh! Hufff…….
Sudah ah, Jeng …segini aja
Biar saja mereka sebut saya si sehat (maklum kelebihan berat tapi terawat)
Tubuh semampai, semeter lebih dikit sampai
Hasil rancangan yahud seorang Superstar
Yang langka tiada duanya.. ya kan?
DONE, 15:34 080807
Swan = reality show dari Amerika tentang perempuan yang tadinya si itik buruk rupa hingga jadi angsa
Conthong kacang = bungkus kacang rebus dari kertas berbentuk kerucut
Sunday, July 29, 2007
JANGAN BERHENTI
But finally I do it! I try it again and again although i got a headache coz i sat in front of that notebook for 2 hours or more.
Glodaag nggak sih.......pantesan yah kursus correl mahal.
Hehehehe.......thats why ada pesan yang sangat berarti apalagi kalau bukan Belajarlah sampai ke negeri china, biar dodol nggak berjaya di kepala. Ya kan?
Tuesday, July 17, 2007
THANK'S
Sekelumit harapan yang hanya Kau yang tahu
Alangkah indah bila ternyata Kau mengabulkannya
Tetapi seluruh rahasia itu ada pada-Mu
Dan kupasrahkan jawabnya bersama waktu
Andai saja jawabnya adalah Iya
Jangan jadikan aku lupa pada hari-hari dimana
Aku pinta Kau sabarkan hatiku
Andai saja, jawabnya tidak
Maka luruhkan hatiku dan merelakannya pergi
Berlanjut dengan mimpi lain yang belum terwujud
Saat itu aku tahu aku akan merasa sedih
Tapi bersama hari yang berlalu
semua akan menguap seolah debu
Done, 19:58, 120307
Dan bulan ini-bulan penuh berkah buat saya(karena bulan ini tanggal anu lahir dan kini semakin tua) kembali saya mengumpulkan dan bercerita panjang lebar pada-Nya tentang kembali pada keinginan, harapan dan doa yang terbentang di depan sana. Ya Rahman, Ya Rahim, tanpamu saya takkan ada, terimakasih atas seluruh keajaiban dalam dunia kecil saya, meski saya tergolong si bandel yang ‘ sumpe lo’ selalu punya banyak alasan atas kelalaian yang saya buat.
Thanks juga untuk sahabat-sahabat baik yang dikirimkan oleh-Nya untuk saya. First, my family (Ibu, Babe, my 2 li’l bro’s) yang selalu menyediakan telinga atas keluh kesah saya, ada saat saya need a shoulder to cry on, punggung untuk bersandar dan bersembunyi, jadi tiang saat saya butuh pegangan and etch…juga rambut kriwel yang bisa saya uwel-uwel (love u bro’s!).
Second, of course seluruh penduduk bangsa yang berkenan jadi sahabat saya, mulai dari Tec(tona), Di(ana), Teh Ade Nena, Emaknya Anin, Maminya Firda, sahabat baik yang di dapat dari blog (Mbak Ivi, Awi de-el-el) and etch (maaf gak kesebut semua)…Kalian mewarnai hidup saya, tempat saya bertanya, berbincang, dan belajar. Thank’s for being my friend, tanpa kalian dunia kan akan asyik lagi.
Dan akhirnya mengutip syair lagunya Project Pop saya ingin
Istimewa di hati
Jika tua nanti
Kita sudah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini
(hari dimana kita bisa berbagi…….)
Sunday, July 8, 2007
SAAT BLOG SI GAPTEK BUYAR
Lho kok gini? Kenapa kok lay out blog berhias muka Laurynn Hill itu jadi buyar yah? Gimana nih…Si Gaptek pun panik (saya maksudnya) langsung kirim sms SOS pada orang-orang yang diingatnya. But thanks banget karena kalian tidak seketika mengulurkan tangan untuk si fakir pengetahuan ini. Dengan segala keyakinan, blog pun berhasil diselamatkan, dengan lay out baru dengan banyak kupu-kupu. Wuuff! Lega rasanya…
“Lihat itu skin-nya manis kan,” batin si Gaptek senang. Tapi cerita masih belum berakhir disitu, skin cantik itu ternyata membawa masalah baru. Jika seharusnya jumlah orang yang sudah komen untuk postingan terbaru si Gaptek nampang di tampilan, ini enggak. Jadi meski ada 4 yang komen, akan tetap tertera komen is kosong alias nihil. Lho? Ha lah kok begeneee…Alhasil mumet lagi deh.
Dalam kebingungan itu saya sempat melakukan aksi seperti iklan yang berbunyi ‘Tanya kenapa, Tanya kenapa?’ pada Papinya Rafi alias Pak Laks, Esnyoret Man, dan terakhir Bapak Edittag, yang pada akhirnya menyatakan kalau lay out blog baruku memang nggak beres. Lha wong kalau postingan dibuka satu-satu semua postingan akan muncul seperti pada halaman pertama. Harusnya kan kalo kita klik judul “im not banci bla-bla-bla…’yang muncul kan harusnya hanya postingan tentang ini, tapi ternyata tidak begitu. Haduuuh………..
Dengan kedongkolan sebesar gajah si Gaptek pun berniat mengobrak-abrik blog jeleknya lagi. Saking sebelnya kedongkolan itu terbawa dalam tidur, hingga jam 2.45 pagi pun terbangun. Setelah curhat sebentar pada Empunya dunia (wew sok rajin tuh), si Gaptek pun cengar-cengir sendirian, celingukan dan akhirnya ribut ngangkut laptop Kwing ke kamarnya.
Do you know what I do? Nothing, just (coba-coba) drawing pake corell yang bikin pusing, dan berakhir dengan bermain popcap games sendirian (ya iyalah) sampe subuh tiba. Jam 4.30 terbang ke warnet dengan sepeda, sembari menahan dingin yang astaga naga nggak kuku, dan akhirnya saya persembahkan inilah dia………The New Skin of My Story !
Then, thanks a lot untuk orang-orang yang sudah bersedia ditanyai, buat Kwing juga atas pelajaran Swishmax dan laptopnya, dan kesialan yang membawa berkah hari itu. Andai saja lay outnya enggak buyar, andai saja lay out baru dari blogskin enggak bermasalah, pasti Si Gaptek ini tidak akan pernah ganti skin sendiri dan mengetahui kalo nggak tiap skin yang terpasang langsung nampang dengan gaya. Hehehehe………
Sunday, July 1, 2007
G-LAND, G-LAND, G-LAND........
Seingatku mendatangimu tidaklah mudah. Jalanan berbatu menanti di sepanjang jalan menuju keindahanmu. Andai saja tidak ada suara burung dan pepohonan hijau menjulang di kiri kanan jalan maka perjalan akan terasa membosankan. Huff!! Long way…kapan sih sampai?
Dan hujan yang berhari-hari mengguyur membuat jalanan jadi kubangan lumpur menyebalkan. Please, take off your shoes sebelum kejeblos lumpur dan jadi merepotkan. Pakai telapak kakimu untuk menjejak bumi, merasakan licinnya sambil sesekali berhenti karena Lumpur yang membebat jeansmu mulai terasa memberatkan.
Tapi perjalanan akan terbayar saat matamu disuguhi pemandangan yang menakjubkan di depan matamu. Rasakan angin laut yang menghembus itu, sentuh tekstur pasirnya yang bulat dan bukannya berbutir halus seperti yang kau temui di pantai lainnya. That’s why we called Pasir Gotri. Eits jangan! Jangan kau bawa pulang dia, biarkanlah terserak ditempatnya. Bayangkan kalau semua orang yang terpesona membawanya sekantung demi sekantung, pastilah pasir bulat nan lucu itu akan tinggal nama dalam sekejap mata.
Larilah, larilah menuju air yang hijau kebiruan itu, rasakan senangnya saat ikan-ikan berenang diseputar kakimu, berloncatan kesana kemari menggodamu untuk menangkapnya tanpa kau sadari tanganmu yang terbuka takkan bisa meraihnya.
Dan jika kau bangun pagi hari jangan takut untuk berteriak senang melihat indahnya pemandangan laut pagi hari.
Whuuuu! I wish I could stay there, merasakan kedamaian –jauh dari hiruk pikuk dunia, di suatu tempat yang terpendam jauh di hutan.
Jangan khawatir terganggu suara tulalit ponselmu. Tak satupun sinyal yang akan tembus disana, kecuali kalau mau nekat naik pohon atau menara pandang. Di beberapa tempat sinyal akan penuh tapi mendadak hilang lima langkah kemudian.
Ah tapi ogah kalau disana malam hari, suasana lengang yang ditingkahi suara binatang dan desau angin malam yang menggores dedaunan bisa membuat kuduk berdiri. Belum lagi kalau ingat cerita-cerita misteri yang disebarkah orang tentang hutan perawan yang dipenuhi mistis ini. Wiiii…….
Kapan lagi mendatangimu, merasakan hangatnya (puanas ding) pasirmu disiang hari dibawah kaki yang lelah dan melepuh? Kapan lagi duduk terkagum-kagum dikarangmu menikmati atraksi surfer asing berakrobat menelusuri gulungan ombak yang tinggi? Kapan lagi?
pic : courtesy of www.kapanlagi.com