Sunday, August 27, 2006

BELAJAR DARI IKAN

Seekor ikan kerapu besar tetap diam ketika seeekor ikan selendang setrip memakan cacing parasit pada tubuhnya. Seekor remora dengan berani mendekati tubuh hiu yang menakutkan untuk melakukan tugas pembersihan. Sementara seekor udang rela berbagi sarang dengan seekor ikan belosoh. Udang yang tak mampu melihat dengan baik, dengan tekun menggali lubang untuk sarang. Sedangkan ikan belosoh teman sekamarnya akan menjaga pintu masuk sarang dan memperingatkannya jika ada musuh datang.

Betapa hebatnya hubungan yang terjalin antara ikan-ikan itu. Si ikan pembersih mendapat makanan gratis sekaligus perlindungan gratis, sementara kerapu dan hiu berterimakasih karena ada yang mau menggerogoti sel-selnya yang tidak sehat atau cacing parasit dalam tubuhnya.


Bagaimana dengan manusia? Andai kita memandang hiu atau kerapu laksana pemimpin maka ikan selendang setrip dan remora adalah rakyatnya. Tak peduli seberapa besar kekuasaanya ia masih memerlukan rakyat yang mendukungnya. Harapan ke depan seharusnya beginilah hubungan antara pemimpin dan rakyatnya, meskipun untuk saat ini kenyataannya banyak yang justru menginjak rakyatnya. Seekor udang dan ikan belosoh mewakili adalah cerminan dari hubungan baik antara yang lemah dan yang kuat. Sebagai sesama warga bangsa yang tinggal dalam satu atap yaitu NKRI seharusnya orang-orang kuat pemegang tampuk kekuasaan harusnya memberi rasa aman kepada rakyatnya.

Ah, rasanya kok muluk-muluk banget ya? Siapa pula yang sempat merenungkan ini? Hehehehee.................

No comments:

Post a Comment