Saturday, November 18, 2006

TAMU AYAH DARI AMERIKA

Sebentar lagi ayah saya (baca Presiden SBY) akan kedatangan tamu istimewa. Layaknya bila ada tamu ayah saya pun berusaha menjamu dengan baik hingga halaman rumah kami (baca Kebun Raya Bogor) diusik, lalu lintas di seputar rumah dialihkan, dan jalur komunikasi macet pada hari itu kecuali untuk yang berkepentingan dalam acara ramah tamah di rumah kami (baca Istana Bogor). Sebagai anak saya tak keberatan bila pria pemeran Presiden Amerika dalam sitkom "Amerika Polisi Dunia" itu datang dan berbincang dengan ayah. Tapi saya tak paham jika gara-gara itu saya dan anak-anaknya yang lain (baca masyarakat) tidak boleh berseliweran. Oh ayah siapa sih sebenarnya pria itu? Apakah dia seorang artis yang tengah naik daun dan merasa parno pada bidikan Paparazzi atau Kaum Penguntit (baca Penentang) karena ulahnya sendiri?



Ayah, sebenarnya apa sih yang akan dibicarakan denganmu hingga memerlukan hansip (baca pengawal) se-Indonesia Raya? Mengapa serepot itu cuma demi pertemuan yang hanya sekian jam? Ayah, kalau Om Bush cuma datang untuk gedebush (baca omong kosong) jamu saja dia dengan nasi aking lalap petai. Biar dia tahu itulah kehidupan nyata kita, sekaligus menunjukkan bagaimana baunya mulut yang selalu mengobarkan semangat perang ke seluruh dunia atas nama penghapusan terorisme. Yah, katakan juga pada Om Bush kalau Om Bill dulu tidak serewel ini meski sama-sama artis kelas wahid. Yah, kami berharap kunjungan Om Bush tidak sekedar numpang makan (baca mencar manfaat) tapi memang bermanfaat seperti katamu.....

No comments:

Post a Comment